Bayi Sungsang Haruskah Dilahirkan Sesar

Proses Operasi Sesar Bayi Sungsang Yang Harus Anda Ketahui

Proses Operasi Sesar Bayi Sungsang Yang Harus Anda Ketahui

Operasi sesar bayi sungsang merupakan posisi bayi yang tidak sewajarnya, yaitu kepala diatas dan kaki dibawah. Yang seharusnya adalah posisi kepala dibawah dan kaki diatas. Jangan lupa untuk tetap makan – makanan yang sehat dan bergizi guna menjaga kondisi bayi dan ibu tetap sehat. Harus dilahirkan operasi sesar atau normal tergantung pada kondisi Anda. Apakah operasi sesar boleh minum jamu, itu juga pertanyaan yang sering diajukan kepada dokter. Setiap dokter mempunyai pendapat masing – masing jadi carilah jawaban yang sesuai dengan kondisi Anda.

Operasi Caesar Bayi Sungsang Bukan Keinginan ibu dalam proses persalinan normal maupun operasi sesar bisa saja berbeda dengan apa yang diharapkan.

Melahirkan secara normal merupakan hal yang didambakan bagi kebanyakan para ibu. Namun kita pun tidak pernah mengetahui apa yang terjadi selama proses persalinan.

Gaya hidup sehat Anda pada masa kehamilan juga menjadi faktor penting dari proses persalinan. Berdoa sesuai keyakinan masing – masing orang membuat hati tetap tenang dan yakin dengan apa yang terjadi kedepan merupakan hal yang harus dijalani Anda.

TERBARU…Video Operasi Caesar Bayi Sungsang dan Cara Mengubah Posisi Bayi Sungsang

Proses melahirkan bayi sungsang dengan video bayi sungsang dalam perut ibu

Kelebihan Bayi Lahir Sungsang

Sifat anak yang lahir sungsang katanya memiliki kelebihan. Berikut Penjelasan Bayi dengan kaki duluan keistimewaan menurut islam dan misteri wataknya.

  • Mengetahui pertanda kelainan uterus

Uterus secara umum normalnya saat Ibu sedang hamil, uterus atau kandungan akan membentuk kantung yang ditempati oleh bayi. Secara umum, kantung uterus ini memiliki bentuk lebih luas dibagian atas dan bagian bawah sedikit lebih sempit. Oleh karenanya, karena hal tersebut seharusnya letak bokong bayi berada diatas dan kepala bayi dibagian bawah. Hal ini dikarenakan bentuk bokong lebih besar dibanding kepala, sehingga secara normal bayi akan berotasi agar bokong menempati bagian yang terluas, dalam hal ini pada bagian atas dari uterus atau kandungan.

  • Resiko terlilit lebih kecil

Bayi yang mengalami lilitan tali pusar dapat membahayakan nyawa bayi. Lilitan tali pusar (lebih sering di leher) dapat menyebabkan aliran darah dan oksigen terganggu, bahkan dapat menyebabkan otak tidak mendapatkan suplai darah dan oksigen sehingga bayi dapat kehilangan nyawa. Pada bayi dengan posisi kepala dibagian bawah (posisi normal) lahir, dalam beberapa kasus biasanya jika posisi tali pusar melingkar di bawah bayi maka saat proses kelahiran, kepala akan masuk ke lingkaran tali pusar tersebut dan dapat menyebabkan lilitan tali pusar. Saat Ibu mengedan, dorongan bayi semakin kuat dan lilitan tali pusar tertahan di leher dan tidak dat melewati bahu. Semakin kuat dorongan kobtraksi maka semakin kuat lilitan yang mungkin dapat terjadi.

  • Penanda bayi kembar

Biasanya salah satu penyebab posisi bayi menjadi sungsang adalah dikarenakan Ibu hamil sedang mengandung janin bayi kembar. Secata umum, kedua bayi akan saling menyesuaikan tubuh untuk mengisi ruang dalam kandungan. Seperti dikatakn sebelumnya, bentuk bokong lebih besar dibanding kepala sehingga kedua bayi akan mengisi ruang didalam kandungan secara seimbang dan salah satu dampaknya akan ada bayi yang dalam posisi sungsang.

Dampak Bayi Lahir Sungsang

Posisi bayi sungsang 9 bulan dan Resiko bayi sungsang lahir normal Diversi luar diketahui dapat menyebabkan bayi terlilit tali pusat dan menyebabkan kematian. Sedangkan kita tidak pernah tahu di mana posisi tali pusat, kalaupun dipaksakan akan membahayakan bayi

Apa sebenarnya penyebab bayi bisa sungsang?

Ada berbagai faktor yang harus diperiksa dengan teliti oleh tim dokter maupun bidan Anda.

  • Bayi lebih kecil dari Rahim

Kondisi tersebut membuat bayi berputar didalam rahim dengan putaran yang lebih sering di akhir masa kehamilan.

  • Bayi lebih besar dari rahim

.Kondisi ini karena kepala bayi sulit berputar kebawah tempat yang semestinya.

  • Bayi kembar

Tidak semuanya, jika bayi yang 1 mungkin lebih besar dengan satunya.

  • Kondisi lainnya seperti

Posisi plasenta yang berada dibawah sehingga menutupi jalan lahir atau placenta previa, bayi terlilit tali pusat,  serta multiparitas yaitu kehamilan pada anak ke 2, 3, 4 dan seterusnya yang jarang terjadi pada kehamilan pertama, adanya penyakit dalam rahim seperti Miom atau lainnya ( tidak semuanya, tergantung kondisi masing – masing )

Deteksi dini bayi sungsang

Lakukan dengan USG atau secara manual dengan meraba dan merasakan posisi kepala bayi. Bertanyalah kepada dokter apakah sungsang atau sudah menetap pada posisi yang benar setiap kali Anda melakukan pemeriksaan rutin kandungan.

Apakah bisa merubah posisi bayi yang sudah sungsang.

Bisa saja asalkan masih di usia kandungan 7 sampai 9 awal, biasanya 9 akhir pada proses kehamilan adalah waktu menetap bayi karena semakin membesar bayi Anda.

Apa yang harus dilakukan jika ingin mengembalikan bayi yang sungsang.

Posisi bersujud 5-10 menit sebanyak 2 kali sehari. Bila posisi ini dilakukan dengan baik dan teratur, kemungkinan besar bayi yang sungsang dapat kembali ke posisi normal. Posisi bersujud ini tidak berbahaya karena secara alamiah memberi ruangan pada bayi untuk berputar kembali ke posisi normal, namun posisi ini dapat membuat ibu merasa tidak nyaman dan sesak jika dilakukan terlalu lama. Jadi, sebaiknya jika ibu sudah merasa sesak, hentikan dahulu gerakan ini, ibu bisa memulainya kembali di lain waktu.

Catatan : Jadi jika sungsang sudah berada masa akhir kehamilan dan dirasa memang harus segera dilahirkan maka operasi sesar, namun jika masih belum memasuki 9 bulan maka Anda masih bisa untuk mengubah posisi tetap bayi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *