Persiapan Fisik Pasien Sebelum Operasi Sesar

Persiapan Fisik Pasien Sebelum Operasi Sesar

Persiapan Fisik Pasien Sebelum Operasi Sesar

Persiapan fisik pasien sebelum operasi sesar dan mental para pasien sebelum melahirkan sesar harus sudah terbentuk dari awal kehamilan, karena kita tidak mengetahui hal yang terjadi pada massa kehamilan, apakah normal atau sesar.

Persiapan fisik pasien sebelum operasi sesar adalah tekanan darah menjadi hal yang paling sering di cek setiap waktu pada saat Anda sudah berada pada ruang persalinan, kenapa demikian?

Menurut dr Prasna Pramita SpPD dari Mayapada Hospital Lebak Bulus mengatakan, saat trimester akhir, terkadang ibu hamil kerap mengalami peningkatan tekanan darah. Sehingga mau tidak mau dilakukan tindakan operasi sesar untuk mengeluarkan bayinya.

“Karena yang kita takutkan kalau tekanan darahnya tinggi terus juga nggak baik untuk bayinya,” kata dr Prasna, panggilan akrabnya.

“Nanti bagus, nanti tiba-tiba tinggi, kita nggak tahu. Tapi itu biasanya sudah direncanakan bertahap untuk lakukan operasi sesar,” terangnya lagi.

Meski tidak semua obat bisa diberikan pada ibu hamil. Namun, ibu hamil dengan hipertensi, menurut dr Prasna, harus tetap diberikan obat darah tinggi. “Ada beberapa saja golongan yang boleh diberikan pada ibu hamil,” ucap dr Prasna.

Detak jantung bayi juga harus diperiksa secara berkala oleh tim dokter atau bidan Anda.

Denyut jantung bayi haruslah stabil dan wajar, rekomendasi adalah di angka 110 sampai 160 denyut per menit. Tetapi dari penelitian yang lain merujuk pada angka 120 sampai 160 denyut per menit. Itu rekomendasi normalnya.

monitor detak jantung bayi per menit

Gambar dari : https://goo.gl/Z4ak42

Catatan : Gambar diatas tidak mutlak dan contoh, seperti itu bentuk alatnya, karena sudah banyak merk alat untuk memeriksa denyut jantung bayi.

Penting atau tidak memeriksa detak jantung bayi?

” Penting, kenapa? sebagai acuan dokter atau bidan untuk memutuskan melanjutkan proses persalinan, apakah normal atau sesar ”

Jika kurang dari ambang batas denyut jantung yang direkomdasikan maka akan dilakukan tindakan medis seperti sesar, karena akan membahayakan bayi Anda.

Fisik pasien harus dalam kondisi stabil dan sehat.

Kondisi sehat pasien haruslah dicek selama proses kehamilan bukan pada saat akan melakukan proses persalinan. Tubuh manusia harus dicek secara berkala guna mendapat data yang baik. Makanan juga penting untuk menjaga kondisi Anda, buah dan sayur menjadi makanan yang baik untuk Anda.

Sedikit saran.

Makanlah dan olahraga kehamilan menjadi hal penting, belajarlah untuk mengatur nafas Anda, banyak sekali kelas olahraga khusus ibu hamil di rumah sakit atau pun tempat lainnya. Hindari kafein dan soda berlebih guna kesehatan Anda tetap terjaga dengan baik.

Untuk detak jantung bayi Anda

Hanya karena pola detak jantung janin abnormal, bukan berarti langsung dinyatakan bahwa bayi Anda memiliki gangguan kesehatan tertentu.

Dokter akan mengamati dari tes lainnya guna memastikan hal tersebut. Jika dokter berhasil menemukan adanya gangguan kesehatan, maka tindakan selanjutnya adalah menemukan penyebabnya. Operasi sesar bayi sungsang akan dilakukan jika gangguan tidak bisa teratasi dan dapat menghambat kelahiran bayi, ekstraksi vakum, maupun forceps.


3 Komentar

Operasi Sesar · Januari 25, 2018 pada 1:51 pm

[…] Baca Juga :¬†Persiapan Fisik Pasien Sebelum Melahirkan Sesar […]

Operasi Sesar · Mei 4, 2018 pada 9:59 am

[…] produksi cairan berkurang dan membuat vagina terasa lebih kering maka akan menimbulkan rasa sakit. Persiapan fisik pasien sebelum operasi sesar Anda pada proses persalinan membuat lebih cepat peyembuhan setelah […]

Operasi Sesar · Mei 5, 2018 pada 8:43 am

[…] Persiapan fisik pasien sebelum operasi sesar juga bergantung pada makanan apa yang Anda makan. […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *